DEPRESI
Gejala depresi dengan memahami apa saja gejala depresi itu dan dengan
langsung memahami gejala depresi serta menyiapkan diri untuk melakukan
tindakan selanjutnya jika mengalami gejala depresi.
Depresi adalah gangguan mental yang dapat mempengaruhi bahkan
menghancurkan seluruh tubuh baik fisik, emosional, maupun spiritual.
Derita emosional akibat depresi jauh lebih berat daripada penderita
fisik terkena pisau. Tidak seperti orang terkena pisau yang bisa
disembuhkan dalam hitungan jam, hari atau minggu, penderitaan akibat
depresi tidak bisa disembuhkan hanya dalam hitungan jam, hari atau
minggu. la membutuhkan waktu lama dan proses yang cukup panjang.
Ketika seseorang mengalami depresi, mereka merasa bahwa sesuatu yang
buruk akan terjadi, dan hal ini akan terjadi berulang kali.
Dalam
kejadian semacam ini, orang tersebut melihat lebih banyak hal buruk
terhadap sesuatu; secara sadar maupun tidak sadar. Mereka selalu
memfokuskan perhatian mereka pada masalah dan mengabaikan keberhasilan
serta kesuksesan yang mereka raih.
Seseorang yang berpikiran negatif akan mudah terkena depresi. Sebab ia
memandang segala hal yang terjadi adalah cermin dari permasalahan dan
kemunduran. Baginya Perubahan dalam diri seseorang atau perubahan
lingkungan merupakan bukti bahwa sesuatu yang buruk terjadi karena
dirinya.
Gejala Depresi
Seseorang yang sedang terkena depresi tidak merniliki rasa percaya diri
dan mereka selalu menganggap sernua yang terjadi sebagai kegagalan
mereka. Bahkan kesalahan apapun mereka anggap sebagai masalah besar. Hal
ini tentu sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup kita.
Untuk itu, ada baiknya jika kita mengenal lebih jauh seperti apa gejala
depresi itu? Sehingga kita bisa antisipasi depresi sebelum ia
menghampiri pikiran, jiwa dan raga kita. Gejala-gejala depresi ini bisa
kita lihat dari tiga segi, yaitu fisik dan psikis.
Gejala Depresi Dari Segi Fisik
Gejala fisik yang mudah dideteksi sebagai akibat dari depresi adalah,
Gangguan pola tidur (sulit tidur, terlalu banyak atau terlalu
sedikit).
Menurunnya tingkat aktifitas, orang yang mengalami depresi
menunjukkan perilaku yang pasif, menyukai kegiatan yang tidak melibatkan
orang lain seperti nonton TV, makan, tidur.
Menurunnya efesiensi kerja. Penyebabnya jelas, orang yang terkena
depresi akan sulit memfokuskan perhatian atau pikiran pada suatu hal,
atau pekerjaan. Sehingga, mereka juga akan sulit memfokuskan energi pada
hal-hal prioritas. Kebanyakan yang dilakukan justru hal-hal yang tidak
efisien dan tidak berguna, seperti misalnya ngemil, melamun, merokok
terus menerus, sering menelpon yang tak perlu. Yang jelas, orang yang
terkena depresi akan terlihat dari metode kerjanya yang menjadi kurang
terstruktur, sistematika kerjanya jadi kacau atau kerjanya jadi lamban.
Menurunnya produtifitas kerja. Orang yang terkena depresi akan
kehilangan sebagian atau seluruh motivasi kerjanya. Sebabnya, ia tidak
lagi bisa menikmati dan merasakan kepuasan atas apa yang dilakukannya.
la sudah kehilangan minat dan motivasi untuk melakukan kegiatannya
seperti semula. Keadaan yang memaksa untuk terus beraktivitas membuatnya
semakin kehilangan energi karena energi yang ada sudah banyak terpakai
untuk mempertahankan diri agar tetap dapat berfungsi seperti biasanya.
Mereka mudah sekali lelah, capai padahal belum melakukan aktivitas yang
berarti.
Mudah merasa rendah diri dan sakit. Depresi itu sendiri adalah
perasaan negatif. Jika seseorang menyimpan perasaan negatif maka jelas
akan membuat letih karena membebani pikiran dan perasaan; dan ia harus
memikulnya dimana saja dan kapan saja, suka tidak suka.
Gejala Depresi Dari Segi Psikis
Gejala psikis akibat depresi ditandai pertama, kehilangan rasa
percaya diri. Penyebabnya, orang yang mengalami depresi cenderung
memandang segala sesuatu dari Sisi negatif, termasuk menilai diri
sendiri. Pasti mereka senang sekali membandingkan antara dirinya dengan
orang lain. Orang Iain dinilai lebih sukses, pandai, beruntung, kaya,
lebih berpendidikan, lebih berpengalaman,
Advertisement
lebih diperhatikan oleh atasan, dan pikiran negatif lainnya
Sensitif dan senang sekali mengkaitkan segala sesuatu dengan dirinya.
Perasaannya sensitif sekali, sehingga sering peristiwa yang netral
dipandang dari sudut pandang Yang berbeda oleh mereka, bahkan disalah
artikan. Akibatnya, mereka mudah tersinggung, mudah marah, perasa,
curiga akan maksud orang lain (yang sebenarnya tidak ada apa-apa), mudah
sedih, murung, dan lebih suka menyendiri.
Merasa tidak berguna. Perasaan tidak berguna ini muncul karena mereka
merasa menjadi orang yang gagal terutama di bidang atau lingkungan yang
seharusnya mereka kuasai.
Perasaan bersalah. Perasaan bersalah kadang timbul dalam pemikiran orang
yang mengalarni depresi. Mereka memandang suatu kejadian yang menimpa
dirinya sebagai suatu hukuman atau akibat dari kegagalan mereka
melaksanakan tanggung jawab yang seharusnya dikerjakan. Banyak pula yang
merasa dirinya menjadi beban bagi orang lain dan menyalahkan diri
mereka atas situasi tersebut.
Perasaan terbebani. Banyak orang yang menyalahkan orang lain atas
kesusahan yang dialaminya. Mereka merasa terbeban berat karena merasa
terialu dibebani tanggung jawab yang berat.
Depresi berawal dari diri sendiri pada akhirnya mempengaruhi lingkungan
dan pekerjaan (atau aktivitas rutin lainnya).
Lingkungan tentu akan
bereaksi terhadap perilaku orang yang depresi tersebut yang pada umumnya
negatif (mudah marah, tersinggung, menyendiri, sensitif, mudah letih,
mudah sakit).
Problem sosial yang terjadi biasanya berkisar pada masalah interaksi
dengan rekan kerja, atasan atau bawahan. Masalah ini tidak hanya
berbentuk konflik, namun masalah lainnya juga seperti perasaan minder,
ma!u, cemas jika berada di antara kelompok dan merasa tidak nyaman untuk
berkomunikasi secara normal. Mereka merasa tidak mampu untuk bersikap
terbuka dan secara aktif menjalin hubungan dengan lingkungan sekalipun
ada kesempatan. Pradipta Sarastika
Demikian artikel dengan judul Gejala Depresi, baca juga artikel cerita
motivasi lainnya dengan judul Cara Mengatasi Dan Menghilangkan Depresi.
Jika kalian suka dengan artikel diatas, mohon untuk menekan tombol like
ya, dan jika tidak keberatan mohon untuk dishare juga, agar ilmu ini
bisa bermanfaat bagi semuanya. Terima kasih sebelumnya.
http://www.checkouthungerok.org
Tidak ada komentar:
Posting Komentar